Friday, May 14, 2004

Choose Your Leader!

Who is your leader? Pertanyaan ini kayaknya pas juga untuk saat-saat sekarang. April kemarin PEMILU Nasional tahap pertama telah diadakan. Di kalangan anak mudika sendiri ada wilayah dan stasi yang telah melakukan pergantian ketua mudika. Bulan Juni besok Mudika Paroki juga mau ngadain Pemilu Ketua Mudika Paroki St. Anna. So, pertanyaan di atas cukup layak dipikirkan jawabannya.

Seringkali orang mengidentikkan pemimpin dengan posisi. Hanya karena seseorang menduduki posisi tertentu tidak berarti kemudian ia seorang pemimpin. Leadership itu fungsi, bukan posisi. Selain itu seorang pemimpin yang baik juga harus bisa membawa orang dari satu titik ke titik lain dengan cepat. Keputusan yang kebenarannya hanya 80% namun dibuat hari ini jauh lebih berguna daripada keputusan yang 100% benar namun baru dibuat keesokan harinya. Jadi, kepemimpinan adalah sesuatu yang sangat dinamis dan tidak statis.

Seorang peneliti kepemimpinan menemukan setidaknya ada 17.800 artikel yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal mengenai kepemimpinan dari tahun 1986-1996. Ini baru dalam bentuk jurnal, belum yang lainnya. Dari sini bisa kita lihat bahwa leadership telah menjadi topik yang terus diteliti dan berkembang. Kepemimpinan adalah proses seumur hidup yang tidak ada habisnya

Dalam alkitab sendiri telah banyak contoh-contoh kepemimpinan yang dapat ditiru. Menurut saya sendiri pemimpin terbesar yang pernah ada adalah Yesus Kristus. Misi dan visi yang dimilikiNya sangat jelas dan Dia konsisten dengan misinya itu, walau ada banyak yang berusaha mengalihkan misi tersebut. Dia baru berkata “it’s finished” ketika di kayu salib. Selain itu integritas yang dimiliki Yesus juga sangatlah luar biasa. Segala yang dikatakannya adalah juga yang dilakukannya.

Selain itu Yesus adalah orang pertama yang mengajarkan bahwa seorang pemimpin itu haruslah melayani orang-orang di sekitarnya. Hal ini bisa kita lihat di Matius 20:25b-27, “Kamu tahu, bahwa bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan pembesar-pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani….”

So, friends kalo sampe sekarang masih ada yang bingung ngejawab pertanyaan di awal tulisan ini berarti ini saatnya buat kalian untuk ikut menentukan dan memilih siapa sih pemimpin yang kalian inginkan. Choose your leader! Entah itu di tingkat lingkungan, wilayah, stasi, paroki, maupun nasional. Jangan terlalu gampang nyerahin hak pilih kalian di tangan orang lain, meskipun memilih untuk tidak memilih adalah hak kalian juga.

No comments: